Jumlah penyandang diabetes di seluruh dunia,termasuk Indonesia,terus bertambah.Di tahun 2030 diperkirakan ada 450 juta orang diabetesi di bumi ini. Diabetes merupakan penyakit kronis yang bersifat progressif. Kalau kadar gula darah tidak di kendalikan,bisa terjadi komplikasi pada berbagai organ vital. Nah,daripada repot berobat dan sibuk menghadang komplikasi diabetes,jaga kadar gula darah supaya tidak naik melampaui batas normal.

Upaya mempertahankan kadar gula darah tetap normal,seringkali di salah artikan dengan hanya mengurangi asupan gula refinasi.” Saya kalo minum teh nggak pernah pake gula,kok kena diabet juga,yah?” Pernyataan seperti itu mungkin tak jarang kita dengar,atau malah Anda sendiri mengalaminya.

Benar sudah mengurangi gula refinasi,tetap itidak mengurangi asupan minuman ringan atau jus buah dalam kemasan yang umumnya tinggi gula.Ditambah lagi ,doyan ngemil cemilan manis,hidangan berlemak,atau tidak mengonsumsi menu dengan gizi seimbang,dan tetap lebih banyak karbohidrat sederhana. Kalo itu yang menjadi pola makan selama ini,pantas saja kalau diabetes akhirnya datang juga.

Kontrol segalanya

Kunci utama dalam melindungi diri dari diabetes,tentu tidak hanya dari makanan. Untuk mencegah kenaikan gula darah,American Diabete Association menganjurkan olahraga teratur,menambah asupan serat dari buah-buahan dan sayuran,mengurangi kelebihan berat badan,membatasi asupan lemak jenuh,menghindari lemak trans,serta menjauhi rokok dan alkohol.Tidur cukup (sekitar 7 jam sehari) dengan kualitas tidur yang baik,sangat penting.Soalnya,jika kualitas tidur buruk,hormon kortisol akan meningkat dan akan memengaruhi produksi insulin.

Kontrol ke dokter tentu penting,terutama bila usia sudah 45 tahun dan kelebihan berat badan. Bagi yang lebih muda dan kelebihan berat,juga dianjurkan rutin melakukan cek gula darah,apalagi jika jarang olahraga dan ada riwayat diabetes dalam keluarga. Dengan selalu memantau kadar gula darah,kondisi pradiabetes pun akan diketahui. Bila segera dilakukan penanganan yang tepat,pradiabetes bisa diatasi,dan gula darah dikembalikan ke kadar normal,sehingga tidak berlanjut ke diabetes.

Langkah 4 sehat lima teratur

Kalau kadar gula darah telanjur naik,tak perlu panik. Meski ini tahun 2012 dan anda terdiagnosis diabetes,bukan berarti kiamat. Hidup masih bisa panjang,tetap normal,tetap berkualitas. Diabetes memang bisa membahayakan,tetapi tidak sulit untuk di jinakkan.

Langkah”4 sehat 5 teratur” ini,sudah berlaku di seluruh dunia dan efektif mengendalikan diabetes.

  1. Aktif mencari tahu tentang diabetes dan pengendaliannya. Banyak pengalaman menunjukkan,ketidak tahuan atau sikap meremehkan terhadap seluk beluk diabetes seringkali harus dibayar mahal oleh penyandang diabetes,karena munculya komplikasi. Semakin dini mengetahui cara mengendalikan diabetes,akan semakin bermanfaat bagi diabetesi.
  2. Aktif berolahraga. Olahraga teratur akan memperlancar peredaran darah,membakar kelebihan lemak,menurunkan berat badan berlebih,mengendalikan kadar gula darah, serta memperbaiki sistim imun. Cukup melakukan olahraga ringan seperti jalan pagi,agar fungsi hormon insulin( Pengatur kadar gula darah) menjadi optimal.
  3. Mengatur pola makan dengan menu sehat gizi seimbang. Diabetesi tidak dilarang makan enak,asal memilih jenis makanan dengan indeks glikemik rendah,agar gula dan lemak tidak menumpuk dalam darah. Jam makan perlu di atur tepat waktu agar ritme kadar gula darah senantiasa berimbang.
  4. Mematuhi petunjuk konsumsi obat dari dokter. Baik itu obat oral(tablet),maupun suntik insulin. Jangan berfikir bahwa ini akan berlangsung selamanya. Kalau gula darah terus terkendali, dokter akan secara perlahan mengurangi dosis obat,dan pada akhirnya bisa saja tak perlu minum obat sama sekali. Dokter hanya menyarankan untuk mengatur makan dan olahraga.
  5. Selalu monitor gula darah. Bagi diabetesi,kadar gula darah tidak boleh terlalu tinggi atau terlalu rendah. Gula darah yang tinggi dalam jangka panjang bisa mengakibatkan komplikasi,seperti penyakit jantung,stroke,gagal ginjal,kebutaan dll. Gula darah yang terlalu rendah,lebih berbahaya lagi karena bisa menyebabkan hilangnya kesadaran secara mendadak bahkan kematian. Untuk menghindari semua itu,lakukan monitor gula darah secara teratur.(Disarikan dari GayaHidupSehat).