Seperti bangsa Indonesia yang gemar makan nasi,orang Mediterania punya pola makan sendiri yang telah mereka anut selama ribuan tahun.Diet Mediterania memiliki banyak manfaat kesehatan,antara lain melindungi tubuh dari risiko penyakit jantung,kanker,obesitas,diabetes tipe-2,demensia,dan alzheimer.

Orang Mediterania adalah mereka yang tinggal di sekitar laut Mediterania,seperti Spanyol,Perancis,Italia dan Yunani. Tiap negara memiliki resep yang berbeda,tetapi ada kesamaan mendasar,yaitu bahan dari tumbuhan,seperti sayuran,buah-buahan,kacang buncis,bijian utuh,kacang-kacangan,minyak zaitun,dan buah zaitun.

Selain itu ada keju,yoghurt,ikan,daging,unggas,telur dan minuman anggur. Bahan-bahan itu mengandung ribuan jenis mikronutrisi,antioksidan,vitamin,mineral dan serat untuk melindungi tubuh dari penyakit. Pengaruh medis diet Mediterania telah di teliti selama sepuluh tahun terakhir. Hasilnya adalah bukti yang lebih terinci,secara ilmiah dan klinis.

Manfaat kesehatan tentu bukan melulu merupakan hasil dari diet,melainkan gabungan dari berbagai hal,termasuk gaya hidup.”sebagai tambahan dari makanan lezat dan kaya gizi,orang mediterania juga biasa makan dalam suasana yang menyenangkan,ada keterlibatan keluarga,dan olah pisik yang mereka lakukan secara rutin.Itu semua membuat efek diet menjadi lebih terasa,”kata Connie Diekman,Med,RD penulis buku The Everything Mediterranian Diet Book,seperti di lansir WebMD.

Kebanyakan dari bahan yang ada dalam makanan diet tersebut tidak di proses,melainkan di pilih yang masih segar.Metode persiapannya pun sederhana.Jarang ada yang di goreng.Penggunaan lemak jenuh,garam,gula,dan daging pun hanya sedikit.

Ingin meniru diet Mediterania? Ada satu bahan yang tidak boleh dilupakan,yaitu minyak zaitun,harus yang extra virgin.Mengapa demikian? selain kebiasaan,minyak jenis itu ternyata masuk lemak tak jenuh tunggal yang mengandung fitokimia dan senyawa yang memiliki banyak manfaat kesehatan.(Sumber GHS).