Resiko serangan jantung dan kolesterol tinggi dapat meningkat bila anda mengkonsumsi makanan dengan kadar lemak tinggi,kurang aktivitas pisik dan memiliki sejarah keluarga dengan kolesterol yang tinggi dan penyakit jantung.

mencegah penyakit kelebihan kolesterolKolesterol dibutuhkan oleh tubuh.Namun,bila kadarnya dalam darah lebih dari 200 mg/dl setelah minimal 10 jam puasa,kolesterol malah menjadi penyebab berbagai penyakit.
Cholesterol (kolesterol) adalah salahsatu jenis lemak dalam tubuh yang berguna untuk pembentukan sel dan berbagai hormon. Dengan demikian,kolesterol sangat dibutuhkan oleh tubuh agar dapat hidup sehat atau normal.

Semua jenis lemak tidak larut dalam air atau dalam darah. Untuk itu,kolesterol dalam darah membutuhkan alat pengangkut khusus yang dikenal dengan nama lipoprotein. Berdasarkan kepadatannya (densitas),Lipoprotein dibedakan menjadi lipoprotein dengan densitas tinggi(high density lipoprotein atau Hdl) dan Lipoprotein densitas rendah (Low density lipoprotein atau ldl).

Kolesterol yang sifatnya eksesif (hiperkolesterolemia),tidak akan terangkut seluruhnya oleh lipoprotein dari aliran darah menuju hati. Jika ini dibiarkan,kelebihan kolesterol tersebut akan menempel pada dinding pembuluh darah(plaque kolesterol).Akibatnya, dinding pembuluh darah yang semula cukup lentur (mudah berkerut dan melebar),lama kelamaan akan menjadi lebih kaku (aterosklerosis) dan tidak dapat berdenyut dengan sempurna. Selain itu, penyempitan pembuluh darah atau vasokonstriksi juga dapat terjadi.

Mencegah hiperkolesterolemia

Beberapa jenis hiperkolesterolemia memang sukar untuk di cegah. Misalnya, famial hiperkolesterolemia yang disebabkan oleh kelainan genetis. Pada penderita jenis ini jika tidak disertai oleh penggunaan obat anti kolesterol,diet ketat tidak akan banyak membantu menurunkan kadar kolesterol darah.Namun,beberapa tipe kolesterolemia yang lain dapat dicegah dengan menjaga makanan atau menu sehari-hari yang tidak terlalu banyak mengandung kolesterol dan melakukan olahraga secukupnya,merupakan cara hidup yang aman bebas dari kolesterol.

Klasifikasi hiperkolesterolemia juga dapat dibedakan antara hiperkolesterolemia primer dan sekunder. Hiperkolesterolemia primer merupakan kelainan pada metabolisme lemak. sedangkan hiperkolesterolemia sekunder merupakan komplilkasi penyakit lainnya,misalnya penyakit gangguan metabolisme karbohidrat seperti diabetes mellitus.
Penderita diabetes millitus kronis beresiko mengalami gangguan metabolisme lemak yang berujung pada hiperkolesterolemia. Selain obat-obatan anti kolesterol yang tersedia di pasaran,beberapa tumbuhan berkhasiat obat di kenal juga dapat membantu mengatasi kolesterol tinggi antara lain :

1.Daun salam (syjigium polyantum walp)
2.Buah mengkudu (morinda citirifolia L)
3.Bawang putih (Allium sativum L)
4.Bawang bombay dan bawang merah (Allium cepa L)
5.Temu lawak ( curcuma xanthorriza)
6.Kunyit ( curcuma longa L)
7.Jamur kuping hitam ( Auricularia sp )
8.Rumput laut (Laminaria japonica)
9.Terung ungu ( Solanum melongena)
10.Daun dewa (Gynura segetum {lour} mer )
11.Daun sambung nyawa (Gynura procumbens back)
12.Daun jambu biji (Psidium guajava)
13.Daun ceremai (Phyllantus anthus)
14.Kulit polong kacang tanah

Pengaturan diet yang sesuai perlu dilakukan untuk mencegah timbulnya hiperkolesterolemia. Hal hal yang bisa di lakukan antara lain :
- Menghindari penggunaan bahan makanan sumber lemak jenuh dan menggantinya dengan   sumber lemak tak jenuh.
- Perbanyak konsumsi ikan atau ayam sebagai pengganti daging yang dibatasi   penggunaannya hingga 3x seminggu.
- Hindari penggunaan bahan makanan sumber kolesterol
- Batasi penggunaan kuning telur,maksimal tiga butir perminggu
- Perbanyak konsumsi tahu,tempe dan kacang-kacangan
- Batasi makanan sumber karbohidrat tak kompleks seperti sirup,dodol,minuman bersoda
- Perbanyak makan sayuran dan buah-buahan
- Hindari lemak daging
- Hindari sebanyak mungkin makanan gorengan

(Dikutip dari berbagai sumber-Info askes)