Bagaimanakah sebenarnya hubungan penyakit ginjal dan saluran kemih? mari kita simak informasinya sebagai berikut.

Dalam situasi normal, manusia mempunyai 2 ginjal. tiap-tiap ginjal mempunyai satu ureter, yang mengalirkan air kemih dari pelvis renalis ( sisi ginjal yang disebut pusat pengumpulan air kemih ) ke dalam kandung kemih.
dari kandung kemih, air kemih mengalir melewati uretra, meninggalkan tubuh melewati penis ( pria ) serta vulva ( wanita ).

Tugas dan fungsi ginjal yaitu untuk :

  • menyaring limbah metabolik
  • menyaring berlebihan natrium serta air dari darah
  • menolong mengeluarkan limbah metabolik dan natrium serta air yang terlalu berlebih dari tubuh
  • menolong mengatur tekanan darah
  • menolong mengatur pembentukan sel darah.

Tiap-tiap ginjal terdiri dari lebih kurang 1 juta unit penyaring ( nefron ).
satu nefron adalah satu susunan yang menyerupai mangkok dengan dinding yang berlubang ( kapsula bowman ), yang memiliki kandungan seberkas pembuluh darah ( glomerulus ). kapsula bowman serta glomerulus membentuk korpuskulum renalis.

Darah yang masuk ke dalam glomerulus mempunyai tekanan yang tinggi. sebahagian besar bagian darah yang berbentuk cairan disaring melewati lubang-lubang kecil pada dinding pembuluh darah didalam glomerulus serta pada susunan dalam kapsula bowman ; hingga yang tersisa cuma beberapa sel darah serta molekul-molekul yang besar ( contohnya protein ).

Cairan yang sudah disaring ( filtrat ) masuk ke dalam rongga bowman ( tempat yang terletak di antara susunan dalam serta susunan luar kapsula bowman ) serta mengalir ke dalam tubulus kontortus proksimal ( tabung/saluran dibagian hulu yang datang dari kapsula bowman ) ; natrium, air, glukosa serta bahan yang lain yang turut tersaring diserap kembali serta dikembalikan ke darah.

Ginjal juga memakai daya yang dengan selektif menggerakkan molekul-molekul yang besar ( terhitung obat-obatan, contohnya penicillin ) ke dalam tubulus. molekul tersebut dibuang ke dalam air kemih walau ukurannya cukup besar agar bisa melalui lubang-lubang pada penyaring glomerulus.

Tubuh mengendalikan konsentrasi air kemih menurut kebutuhannya pada air melewati hormon-hormon yang kerjanya merubah manfaat ginjal.

Air kemih yang terbentuk di ginjal mengalir ke bawah melewati ureter menuju ke kandung kemih ; aliran tersebut bukan hanya adalah aliran yang pasif. ureter yaitu pipa/tabung berotot yang mendorong sebanyak air kemih dalam gerakan bergelombang ( kontraksi ).
tiap-tiap ureter dapat masuk ke dalam kandung kemih melewati satu sfingter. sfingter yaitu satu susunan muskuler ( berotot ) yang dapat buka ( hingga air kemih dapat melalui ) serta menutup.

Air kemih yang dengan teratur mengalir dari ureter dapat terkumpul didalam kandung kemih. kandung kemih ini dapat mengembang, di mana ukurannya dengan bertahap membesar untuk menyimpan jumlah air kemih yang makin jadi tambah.
bila kandung kemih sudah penuh, maka dapat dikirim tanda saraf ke otak, yang mengemukakan pesan untuk berkemih.

Sepanjang berkemih, sfingter yang lain yang terdapat di antara kandung kemih serta uretra dapat membuka hingga air kemih mengalir keluar. dengan berbarengan, dinding kandung kemih berkontraksi hingga berlangsung tekanan yang mendorong air kemih menuju ke uretra. tekanan ini bisa diperbesar dengan langkah mengencangkan otot-otot perut. sfinger pada pintu masuk kandung kemih terus menutup rapat untuk menghindar aliran balik air kemih ke ureter.BAca juga info tentang terapi penyakit ginjal.