Manfaat tanaman asam jawa

Khasiat asam jawa

Sayuran yang kita makan setiap hari kebanyakan dibumbui dengan asam.Sehingga rasanya menjadi lebih sedap.Memang buah asam biasanya dimanfaatkan sebagai bumbu penyedap berbagai masakan. Tapi ada juga kegunaan/khasiat lainnya,misalnya diseduh menjadi wedang asam atau dibuat manisan dengan dibubuhi gula dan sebagainya.

Manfaat buah asam lainnya adalah sebagai salah satu bahan atau ramuan tradisional. Cukup banyak penyakit yang diobati dengan Asam atau buah asam ini.Mulai dari yang berupa asam saja sampai dengan yang diramu menjadi jamu.

Anda sudah tahu pohon asam bukan? Yah pohon raksasa itu memang pantas menjadi pengawal jalan raya. Tapi sayangnya pohon-pohon asam yang besar dan tinggi sudah mulai jarang,karena banyak ditebang dan peremajaanya kurang memadai.

Kurma dari India

Asam atau asam jawa (Tamarindus Indica) diduga berasal dari Afrika Timur,Penyebarannya kemudian meluas sampai di beberapa negara di Asia. Di India tanaman ini diberi nama ” Taman Hindi” yang artinya kira-kira adalah Kurma dari India.

Tumbuhan ini ternyata hidup subur mulai dari daerah pantai sampai dataran tinggi. Pohonnya mencapai puluhan meter dan batangnya bergaris tengah setengah meter lebih. Pohon asam juga tergolong pupuk hijau,daunnya yang berguguran dan mengandung banyak zat lemat akhirnya akan membusuk dan meningkatkan kesuburan tanah di sekitarnya.

Pohon serba guna

Pohon asam bisa dikatakan serbaguna,hampir tak ada bagian pohonnya yang tidak bermanfaat.Benarkah demikian? Coba kita perhatikan,Daunnya yang masih muda dapat dimanfaatkan untuk bumbu masakan dan diseduh dengan air panas dan gula menjadi “wedang asam” yang segar rasanya.Buah mudanya untuk bumbu masakan yang sedangkan asam yang sudah tua dapat dijadikan manisan buah,bumbu masakan dan obat-obat sederhana.

batang pohonnya kalau sudah tua cukup keras dan dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai perkakas rumah tangga,dibuat papan dan lain sebagainya.Cabang dan rantingnya untuk kayu bakar. Pohon yang rimbun itu sekaligus bermanfaat sebagai peneduh untuk sekelilingnya.

Obat tradisional

Buah asam,sesuai namanya rasanya memang asam sekali.Banyak mengandung asam tartat,asam sitrat,asam malat dan berbagai vitamin terutama vitamin C. Selain digunakan untuk bumbu berbagai masakan maupun sambal-sambalan,juga sering dimanfaatkan untuk ramuan obat tradisional. Buah yang sudah tua dan matang dapat diawetkan sehingga tahan disimpan lama.Asam awetan itu namanya asam kawak,membuatnya sebagai berikut :

Asam yang sudah tua dan matangmdikuliti dan dijemur sekitar 2 sampai 3hari.Setelah itu lalu dibuang biji nya,serat-serat buahnya dibuang sehingga tinggal daging bijinya.Dibubuhi garam dan gula merah,dikukus selama 1/2 jam dan didinginkan,jadilah asam kawak atau asam jawa agar supaya tahan lama harus di simpan di tempat yang kering (toples),tertutup dan sekali-kali dijemur.

Pemakaian asam atau asam kawak dalam pengobatan tradisional cukup banyak. Untuk mengobati bisul misalnya,asam kawak dicampur irisan temu lawak,gula jawa dan air direbus,disaring,didinginkan dan diminum secara teratur. Sebagai obat selesma atau sariawan atau asam kawak diseduh dengan air panas dan dibubuhi gula merah serta diminum waktu masih hangat.Juga penyakit cacar air,gabak,eksim,gusi meradang.encok dan lain sebagainya sering diobat dengan ramuan yang antara lain terbuat dari asam atau asam kawak. Semoga bermanfaat..