Ciri-ciri penyakit stroke bisa kita ketahui dari tanda-tanda fisik yang terlihat.Penyakit stroke merupakan penyakit yang sangat berbahaya.

Jarang sekali ditemukan pengidap penyakit ini dapat sembuh total seperti sedia kala dengan tubuh yang berfungsi kembali normal. Sebaliknya, penyakit storke biasanya meninggalkan cacat pada tubuh, seperti mulut yang sudah miring, tangan dan kaki yang kemungkinan sudah tidak dapat digerakkan lagi. Penyakit stroke adalah penyakit yang menyerang sistem saraf pada manusia khususnya bagian otak. Hal ini biasanya dipicu oleh aliran darah ke otak tidak lancar sehingga bagian otak itu pun kekurangan oksigen yang ternyata dapat langsung berpengaruh pada matinya sel-sel saraf pada otak. Akibatnya, saraf-saraf pada bagian tubuh yang lain khususnya alat gerak pada manusia menjadi terganggu. Jika Anda tiba-tiba mengalami hal-hal seperti di bawah ini, segeralah meminta bantuan untuk di bawa ke rumah sakit terdekat.

  1. Tiba-tiba setengah bagian tubuh atau seluruh bagian tubuh mengalami mati rasa, kesemutan, dan tidak bisa menggerakkan tangan, kaki, serta wajah.
  2. Tiba-tiba Anda kesulitan untuk bicara, karena mulut tidak dapat digerakkan dan mulai terasa seperti miring.
  3. Sakit kepala yang hebat, tidak seperti sakit kepala biasanya. Berhati-hatilah karena sakit kepala ini menunjukkan bahwa ada yang salah dalam aliran darah yang membawa oksigen ke kepala Anda.
  4. Tiba-tiba kehilangan keseimbangan sehingga Anda tidak bisa berjalan dengan lurus.
  5. Pandangan mata menjadi kabur. Anda tidak dapat melihat dengan jelas padahal sebelumnya pandangan mata Anda masih normal.
  6. Masalah dalam memahami pembicaraan orang lain dan diikuti oleh perkataan yang mulai ngelantur ke mana-mana. Itu hanyalah beberapa contoh gejala yang seringkali timbul mengawali serangan stroke yang biasanya datang mendadak. Akan tetapi, gejala bisa saja berbeda-beda. Penyakit ini biasanya dipicu oleh orang yang memiliki riwayat darah tinggi.

Penyakit darah tinggi memiliki tekanan dan aliran darah dalam setiap pembuluh darahnya begitu cepat sehingga tekanannya menjadi tinggi. Hal ini tidak baik bagi jantung dan otak. Jika jantung menerima aliran darah yang begitu cepat maka kerja jantung menjadi lebih cepat dari biasanya. Begitu pula yang terjadi pada otak, pembuluh darah di otak tidak dapat menerima aliran darah yang sangat cepat. Jika tekanan darahnya terlalu tinggi maka tidak tertutup kemungkinan pembuluh darahnya dapat pecah.

Ciri-ciri saat terkena Stroke :

  • Kesulitan bernafas dan saat bernafas suaranya seperti mengorok.
  • Akibat sulit bernafas dan rasa sakit wajahnya menjadi kemerahan.
  • Nadinya tidak teratur, terkadang Cepat dan terkadang Lambat.
  • Menurunnya daya ingat.
  • Kelemahan Otot (hemiplegia)).
  • Menurunnya fungsi sensorik
  • Akhirnya jatuh dan pingsan tanpa sebab.

Dampaknya bagi Penderita Stroke yang masih hidup:

  • Kesulitan dalam melihat, berbicara, berfikir.
  • Kesulitan bergerak akibat rusaknya saraf pada otak.
  • Namun jika pederita hanya mengalami Stroke Ringan maka kesadaran penderita masih cukup baik.

Tips Menghidari Stroke :

  • Tidak merokok.
  • Mengkonsumsi makanan yang sehat dan bersih.
  • Menghindari mengkonsumsi minuman beralkohol.
  • Jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak dan hindari berat badan berlebih (obesitas).
  • Olahraga Teratur.
  • Hindari hal-hal yang dapat memicu terjadinya stres dan barfikir terlalu keras.
  • Istirahat dan Tidur yang cukup.

Pengobatan  :

Jika penderita tidak sadar (koma), jangan memberikan penderita makanan, minuman ataupun obat-obatan dari mulut dan segeralah hubungi dokter.
Jika penderita tidak sadar (koma), dongakkan lah kepalanya kearah belakang dan putar ke satu sisi sehingga semua yang akan dimuntahkan akan keluar lewat mulut dan tidak terbawa ke bagian paru-paru.
Baringkan penderita dengan bagian kepala lebih tinggi dari pada bagian tubuh dan kakinya.
Jika penderita mengalami kelumpuhan sementara, pingsan atau kelumpuhan sebagian, bantulah dia untuk berjalan dengan tongkat. dan juga hindari penderita stress dan pekerjaan berat

Akibat Stroke lainnya:

  • 80% penurunan parsial/ total gerakan lengan dan tungkai.
  • 80-90% bermasalah dalam berpikir dan mengingat.
  • 70% menderita depresi.
  • 30 % mengalami kesulitan bicara, menelan, membedakan kanan dan kiri.

Stroke tak lagi hanya menyerang kelompok lansia, namum kini cenderung menyerang generasi muda yang masih produktif. Stroke juga tak lagi menjadi milik warga kota yang berkecukupan , namun juga dialami oleh warga pedesaan yang hidup dengan serba keterbatasan.
Hal ini akan berdampak terhadap menurunnya tingkat produktifitas serta dapat mengakibatkan terganggunya sosial ekonomi keluarga. Selain karena besarnya biaya pengobatan paska stroke , juga yang menderita stroke adalah tulang punggung keluarga yang biasanya kurang melakukan gaya hidup sehat, akibat kesibukan yang padat.( Dari berbagai sumber)