Dengan meningkatnya jumlah penderita diabetes mellitus,makin banyak informasi yang dapat kita dapatkan di media massa tentang bahaya diabetes. Namun tahukah anda bahwa selain komplikasi pada jantung,ginjal,dan pembuluh darah,diabetes juga dapat menimbulkan komplikasi berupa rasa gatal?

Gatal yang disebabkan oleh diabetes biasanya bersifat lokal. Menurut Dr.Laksmi Duarsa,SpKK, Dosen luar biasa dari FK Universitas Udayana,Bali,Hal ini dapat disebabkan karena infeksi jamur,kulit yang kering,atau gangguan sirkulasi pembuluh darah pada daerah tersebut.

“Memang pada awalnya hal ini mungkin tidak disadari oleh penderitanya,namun lama kelamaan rasa gatal dapat mengganggu,bahkan menimbulkan luka pada pasien akibat garukan yang sulit di sembuhka,”katanya menjelaskan.

BERAWAL DARI KULIT KERING

Tidak banyak yang tau bahwa Diabetes dapat menyebabkan kulit kering.Jika kadar gula dalam darah tingg,tubuh akan kehilangan cairan sehingga kulit pun menajadi mengering,”ini karena tubuh penderita diabetes adalah infeksi jamur,yang biasanya disebabkan oleh Candida albicans.Sebenarnya,Candida albicans merupakan kuman yan normal ditemukan dimulut,saluran cerna dan kulit manusia.Namun jika kekebalan tubuh menurun maka ia akan tumbuh tanpa terkendali,jamur ini dapat menyebabkan kemerahan yang gatal.Di sekitar daerah yang kemerahan dapat timbul lepuhan-lepuhan kecil yang mengelupas.

Seringnya,Infeksi oleh Candida ini terjadi pada daerah yang hangat dan lipatan yang lembab di kulit.Misalnya pada lipatan di bawah payudara,ketiak,sekitar kuku,tepi bibir,dan lipatan paha.Pada wanita dapat terjadi keputiha,sedangkan pada pria yang tidak di sunat,infeksi dapat terjadi pada bagian dalam lipatan penis,selain unfeksi oleh Candida,infeksi jamur lain seperti kurap dan kutu air dapat menyerang

Infeksi tersering yang terjadi akibat  Candida albicans adalah thrush oral dan infeksi jamur pada vagina.Thrush oral ditandai dengan bercak putih seperti krrim di bagian dalam mulut dan lidah.ini dapat menimbulkan rasa nyeri dan berdarah jika dibersihkan.Infeksi oleh jamur ini dapat menyebar ke seluruh bagian mulut ,gusi,tenggorokan tonsil,dan bagoan atas mulut.Sedangkan infeksi pada vagina dapat menyebabakan kemerahan,gatal,dan nyeri pada vagina.Sering klai di temukan keputihan berwarna putih susu

Pada penderita diabetes.thrushoral maupun infeksi jamur di vagaina dapat terjadi berulang kali dan membandel meski telah diobati,bahkan banyak penderita diabetes yang baru diketahui diabetesnya setelah mengalami gejala ini

ALARM BAHAYA

Kehadirannya yang begitu mengganggu,menuru Dr.Laksmi,sering kali di jadikan tanda tidak terkontrolnya diabetes,diabetes yang tidak terkontrol menyebabakan peningkatan kadar glukosas dalam air liur,yang menyediakan makanan untuk bertumbuhnya jamur.Ditambah dengan mulut yang kering akibat diabetes,akan menyebabkan makin subur jika penderita merokok sehingga mulut kering,atau sedang meminum antibiotik sehingga kuman normal yang adaptations pada tubuh mati,sedagkan jamur dapat tumbuh makin banyak

Infeksi oleh jamur tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman,namun juga dapat menjadi infeksi berat.jika tidak diobati,thrush oral dapat menyebar ke kulit atau ke saluran cerna bagian atas,menimbulkan rasa nyeri dan kesulitan dalam menelan. Bahkan,pada kasus yang jarang,infeksi ini dapat mencapai darah dan menyebar ke organ dalam,seperti jantung,sendi,mata,sampai otak.

BAGAIMANA MENANGANINYA?

Penganganan Thrush Oral dan infeksi jamur di Vagina sama seperti mereka yang bukan diabetesi. Karena penyebabnya adalah jamur,maka obat utamanya adalah anti jamur. Untuk Thrus Oral,obat yang digunakan biasanya berupa obat lokal seperti obat oles,obat kumur,atau obat hisap selama 14 hari.

Untuk kasus yang agak berat,misalnya yang sudah mencapai saluran cerna bagian atas,penderita juga harus meminum obat anti jamur melalui konsultasi dokter. Obat anti jamur yang diminum sebaiknya tidak digunakan pada wanita yang sedang hamil,karena dapat membahayakan janin. Pada diabetesi,biasanya  thrus membandel atau timbul berulang kali. Untuk itu,diperlukan terapi anti jamur yang lebih lama dan intensif,menggunakan obat lokal dan obat minum. Tentunya sambil mengontrol kadar glukosa darah dan menjaga kebersihan mulut untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Pada kasus infeksi jamur vagina,pada diabetesi langkah terpenting adalah pengendalian kadar gula darah. Terapi berupa anti jamur dapat diberikan secara lokal ( berupa obat yang disisipkan ke dalam vagina),maupun obat minum. Perlu di ingat,nahwa obat anti jamur dapat mempengaruhi penyerapan beberapa jebnis obat anti diabetes,sehingga menyebabkan penurunan drastis gula darah. Pada mereka yang mengalami infeksi berulang,terapi dapat berlangsung lebih lama,mencapai 1-2 minggu. Terapai dilakukan sampai benar-benar sembuh dan di lanjutkan dengan terapi pemeliharaan agar tidak mudah kambuh lagi. Ini dapat dilakukan dengan pemberian obat anti jamur tertentu sebulan sekali,baik yang berupa obat minum maupun obat lokal,dan menjaga higienitas.

Tips Mengendalikan infeksi jamur dan diabet

  • Memeriksakan gigi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali
  • Bersihkan gigi secara teratur
  • Konsumsi Yoghurt yang mengandung bakteri asidovirus saat meminum  antibiotik
  • Berhenti merokok
  • Mengobati gejala mulut kering
  • Perhatikan tanda-tanda awal terjadinya thrush dan infeksi jamur di vagina.(DK)