Otak merupakan pusat kehidupan. semua kegiatan kehidupan, sampai yang sekecil-kecilnya, cuma dapat berlangsung melewati mekanisme yang diatur oleh otak. dalam waktu yang berbarengan otak mesti menggerakkan beribu-ribu kegiatan sekalian. contohnya, waktu kita jalan di pinggir jalan yang ramai, maka otak mengatur supaya kaki mengambil langkah, mengatur mata untuk lihat panorama serta kondisi lebih kurang sekalian menyimpannya saat memori, menyuruh telinga menangkap beragam nada yang masuk sekalian menaruh, menafsirkan, serta meresponsnya.

Waktu tiba-tiba mendengar nada klakson dari belakang maka secepat kilat otak menyuruh kaki meloncat ke pinggir, menyuruh leher menoleh ke belakang, menyuruh mata membelalak, menyuruh otot-otot menegang untuk menangani kondisi darurat, menyuruh jantung memompa darah lebih kencang, menyuruh hidung terus bernafas, serta ada banyak lagi yang perlu diaturnya.

Tumor otak bisa mengenai segala.usia, tapi umumnya pada usia dewasa muda atau pertengahan, jarang di bawah usia 10 tahun atau di alas 70 tahun. Sebagian ahli menyatakan insidens pada laki-laki lebih banyak dibanding wanita, tapi sebagian lagi menyatakan tak ada perbedaan insidens antara pria dan wanita. Gejala umum yang terjadi disebabkan karena gangguan fungsi serebral akibat edema otak dan tekanan intrakranial yang meningkat. Gejala spesifik terjadi akibat destruksi dan kompresi jaringan saraf, bisa berupa nyeri kepala, muntah, kejang, penurunan kesadaran, gangguan mental, gangguan visual dan sebagainya. Edema papil dan defisit neurologis lain biasanya ditemukan pada stadium yang lebih lanjut.Carilah model terapi penyembuhan tumor dan kanker otak yang aman.

1.Nyeri kepala ( headache )

Nyeri kepala umumnya terlokalisir, namun dapat juga menyeluruh. umumnya nampak saat pagi hari sesudah bangun tidur serta berjalan sekian waktu, datang pergi ( rekuren ) dengan interval tidak teratur beberapa menit hingga sekian jam. serangan makin lama makin kerap dengan interval makin pendek. nyeri kepala ini jadi tambah hebat pada saat pasien batuk, bersin atau mengejan ( contohnya waktu buang air besar atau koitus ). nyeri kepala juga jadi tambah berat waktu posisi berbaring, serta mereda ketika duduk. pemicu nyeri kepala ini dianggap disebabkan tarikan ( traksi ) pada pain sensitive structure layaknya dura, pembuluh darah atau serabut saraf. nyeri kepala adalah tanda-tanda permulaan dari tumor otak yang berlokasi di tempat lobus oksipitalis.

2.Muntah

Lebih jarang di banding dengan nyeri kepala. muntah umumnya proyektil ( menyemprot ) tanpa didahului rasa mual, serta jarang berlangsung tanpa dibarengi nyeri kepala.

3.Edema papil

Situasi ini dapat tampak dengan kontrol funduskopi memakai oftalmoskop. gambarannya berbentuk kaburnya batas papil, warna papil beralih jadi lebih kemerahan serta pucat, pembuluh darah melebar atau terkadang terlihat terputus-putus. untuk tahu gambaran edema papil semestinya kita telah tahu gambaran papil normal terlebih dahulu. pemicu edema papil ini tetap diperdebatkan, namun dianggap disebabkan penekanan pada vena sentralis retinae. umumnya berlangsung apabila tumor yang lokasi atau pembesarannya menekan jalur aliran likuor hingga menyebabkan bendungan serta berlangsung hidrocepallus.

4.Kejang

Ini berlangsung apabila tumor ada di hemisfer serebri dan merangsang korteks motorik. kejang yang karakternya lokal sulit dibedakan dengan kejang disebabkan lesi otak yang lain, sedangkan kejang yang karakternya umum atau general sulit dibedakan dengan kejang dikarenakan epilepsi. namun apabila kejang berlangsung pertama kali pada umur dekade ini dari kehidupan mesti diwaspadai kemungkinan ada tumor otak.