Diabetes pada kehamilan

Pada pembahasan tentang diabetes sebelumnya , kita sudah membicarakan tentang penyakit Diabetes Melitus yang terjadi pada pasien dengan kegemukan, selanjutnya pada bagian ini kita akan membahas penyakit Diabetes Melitus yang terjadi pada kehamilan.

Pada wanita hamil, sampai saat ini pemeriksaan yang terbaik adalah dengan test tantangan glukosa yaitu dengan pembebanan 50 gram glukosa dan kadar glikosa darah diukur 1 jam kemudian. Jika kadar glukosa darah setelah 1 jam pembebanan melebihi 140 mg% maka dilanjutkan dengan pemeriksaan test tolesansi glukosa oral.

Diabetes Melitus pada kehamilan atau sering disebut Diabetes Melitus Gestasional, merupakan penyakit diabetes yang terjadi pada ibu ibu yang sedang hamil. Gejala utama dari kelainan ini pada prinsipnya sama dengan gejala utama pada penyakit diabetes yang lain yaitu sering buang air kecil (polyuri), selalu merasa haus (polydipsi), dan sering merasa lapar (polyfagi). Cuma yang membedakan adalah keadaan pasien saat ini sedang hamil. Sayangnya penemuan kasus kasus diabetes gestasional sebagian besar karena kebetulan sebab pasien tidak akan merasakan sesuatu yang aneh pada dirinya selain kehamilan, dan gejala sering kencing dan banyak makan juga biasa terjadi pada kehamilan normal.

Seperti halnya penyakit kencing manis pada umumnya, pada pemeriksaan gula darah pun ditemukan nilai yang tinggi pada kadar gula darah puasa dan 2 jam setelah makan serta bila dilakukan pemeriksaan kadar gula pada urine (air kencing) juga ditemukan reaksi positif. Pemeriksaan ini dapat diulang selama proses pengobatan dengan obat antidiabetes untuk memantau kadar gula darah.

Tindakan yang dapat dilakukan pada pasien diabetes gestasional antara lain dengan tetap mengutamakan pengaturan diet diabetes, apabila kadar gula darah terlampau tinggi bisa dilakukan opname untuk regulasi dengan insulin baik intravena maupun suntikan subkutan. Jadi usahakan pada semua penderita hamil untuk memilih pengobatan dengan pengaturan diet bila tidak tercapai keadaan kadar gula darah yang normal baru disuntik dengan insulin. Obat tambahan lain bisa dengan vitamin vitamin untuk menjaga kondisi tubuh pasien.

Yang perlu diperhatikan dalam pengaturan diet wanita hamil adalah kebutuhan kalori pada wanita hamil tidak sama dengan wanita normal sekalipun wanita hamil tersebut menderita kencing manis. Jumlah kalori untuk diet = berat badan ideal wanita hamil x (25-30)kalori + ekstra 200 – 300 kalori dengan perincian minimal 200 gr hidrat arang dan protein (1,5 – 2) gr/kg BB ideal.

Selama masa kehamilan, sekresi hormon-hormon kadang-kadang mengakibatkan kadar glucose meningkat. Hal ini disebut dengan “diabetes gestational”. Kadar glucose biasanya akan kembali normal setelah melahirkan. Diabetes gestational biasanya terjadi pada minggu ke-24 sampai ke-28 masa kehamilan. DOkter anda akan melakukan uji kadar glucose darah selama periode ini. Jika hasil uji darah itu menunjukkan kadar glucose darah tinggi, maka uji lebih lanjut akan diperlukan.

Kemungkinan terjadinya diabetes gestational akan lebih besar bila anda:

  •     Kelebihan berat badan sebelum hamil.
  •     Usia diatas 35 tahun saat hamil.
  •     Ada riwayat hidup keluarga diabetes, baik type 1 maupun type 2.
  •     Pernah melahirkan bayi dengan berat badan diatas 8 pon (3,6 kg).
  •     Sebelumnya pernah mengalami diabetes gertational.

Untuk memastikan bahwa kehamilan anda itu sehat dan aman, maka anda harus:

  •     Merencanakan pola makan.
  •     Latihan jasmani secara teratur.
  •     Memakai insulin sesuai anjuran dokter.
  •     Memantau kadar glucose darah bebrapa kali dalam sehari.

Jika anda merencanakan untuk mempunyai bayi, hal penting untuk dipahami adalah bahwa bayi anda mulai berkembang sejak saat terjadi pembuahan. Dan kadar glucose yang tinggi akan sangat membahayakan organ-organ vital si bayi, seperti jantung, paru-paru, ginjal dan otak.Carilah cara mengobati diabetes secara alami. Orang dengan diabates type 1 dan type 2 harus ekstra hati-hati dan merencanakan segala sesuatunya sebelum mempunyai bayi. Capailah dan pertahankan kadar glucose darah yang baik sebelum terjadi pembuahan.