OE7J8FOi3Mj16vbxbClQri2NZQQ

Posts tagged kawat gigi

Tips mencegah efek samping pemakaian kawat gigi

0

Kekurangan pemakaian orthodonti cekat dapat di tekan seminimal mungkin bila pasien mengetahui trik-trik yang sebenarnya adalah trik yang sederhana dan mudah dilakukan. Antara lain :

1. Memilih penyedia pemasangan kawat gigi yang mempunyai kompetensi.

Hindari pemasangan pada penyedia layanan perawatan orthodonti yang bukan ahlinya.Kadangkala pada pasen dengan dana yang minim mencari penyedia jasa yang memberikan pelayanan pemasangan kawat gigi dengan harga “ramah” tanpa mengindahkan standar kompetensi yang dibutuhkan untuk memberikan perawatan tersebut. Dalam kondisi ini,bernegosiasilah dengan dokter gigi anda mengenai skema pembiayaan,sangat mungkin dokter gigi anda akan memberikan solusinya.

2. Ikuti saran dokter gigi anda untuk melakukan pra perawatan orthodonti.

Seperti penilaian keadaan gigi dan jaringan gigi melalui sinar x ray,perawatan pembersihan karang gigi,penambalan gigi-gigi berlubang. Ini di lakukan untuk menyiapkan gigi dan mulut dalam kondisi yang sehat,gigi dan jaringan penyangga yang sehat akan mampu untuk menahan beban tekanan dari kawat gigi.

3. Menjaga kesehatan gigi mandiri

Perawatan sendiri di rumah sangat penting dalam menjaga kondisi gigi dan jaringan penyangga gigi agar tetap dalam keadaan sehat. Perawatan dapat berupa sikat gigi ataupun dengan obat kumur antibakteri. Bila sikat gigi biasa masih menyisakan plak dan sisa makanan maka diperlukan beberapa alat pembersih tambahan guna mengoptimalkan pencegahan penyakit gigi. Seperti sikat gigi khusus celah diantara braket.Konsultasikan pada dokter gigi anda.

4. Melakukan pemeriksaan orthodonti berkala

Dilakukan untuk melihat pergeseran gigi dan penggantian material kawat gigi. Disamping untuk melakukan perawatan pencegahan yang tidak dapat dilakukan sendiri di rumah seperti mengawasi bercak demineralisasi pada email perbaikan piranti-piranti yang longgar atau lepas. Pembersihan dilakukan dengan menggunakan alat-alat pembersih gigi yang ada di kursi gigi,monitoring bercak demineralisasi pada email. Bila pada pemeriksaan ditemukan demineralisasi email,perlu dilakukan remineralisasi email dengan pemanfaatan sodium fluoride kumur.

5. Selalu terbuka untuk berkomunikasi dengan dokter gigi

Perawatan seperti keluhan rasa sakit yang tidak tertahankan akibat penarikan gigi yang terlalu keras,keluhan-keluhan yang timbul akibat pemasangan kawat seperti sariawan yang timbul.

6. Kurangi konsumsi minuman berkarbonasi dan jus murni

Perbanyak konsumsi vitamin dan mineral yang tambahan untuk membantu memulihkan jaringan penyangga gigi.Pasien hendaknya melakukan kontrol diet untuk menghindari kedua jenis minuman tersebut untuk menghindari kerusakan email yang lebih jauh.

Nah,dengan mengetahui efek samping braket agar pasien dapat memberikan upaya mandiri di rumah agar tidak hanya terfokus pada pergeseran gigi semata tetapi juga tidak melupakan aspek-aspek kesehatan gigi yang lain. Jangan sampai dengan kawat gigi,anda mendapatkan gigi rapi tetapi mendapatkan kelainan ikutan seperti karies dan karang gigi yang sebenarnya mudan dapat dihindari ( Sumber DK)

Dampak pemakaian kawat gigi

1

Berikut beberapa kemungkinan dampak yang timbul akibat dari pemasangan piranti cekat/piranti orthodontik cekat.

Alergi

Material braket yang menggunakan bahan logam dapat menyebabkan reaksi alergi atau reaksi berlebihan dari tubuh. PAda pasien yang punya alergi terhadap logam,sebaiknya menghindari braket orthodonti cekat yang berjenis bahan dasar logam karena sangat mungkin menyebabkan reaksi alergi pada mukosa. Reaksi alergi tidak akan berhenti hingga penyebabnya tidak di singkirkan. Bila pada test alergi pasien terbukti imunitas pasien bereaksi berlebihan terhadap material berbahan metal perlu di pilihkan piranti berbahan dasar keramik.

Dekalsifikasi material mahkota gigi

Orthodonti cekat memerlukan media untuk melekatkan kawat ke gigi. Biasa dikenal sebagi braket,yang di letakkan di gigi dengan menutupi sebagian muka mahkota gigi. Braket,kawat dan karet orthodonti yang telah di aplikasikan pada gigi,membuat pembersihan plak menjadi makin sulit dengan menggunakan sikat gigi biasa. Akumulasi plak pun jadi mudah terbentuk.

Kumpulan plak akan menguntungkan bakteri untuk tumbuh berkembang, mengekstraksi toksin yang meluruhkan material-material gigi dan menyebabkan dekalsifikasi ( larutnya email oleh asam yang di hasilkan oleh mikroorganisme pkal). Hal itu meningkatkan potensi terjadinya karies,selama dalam perawatan. Gigi seri depan atas,gigi taring atas dan geraham bawah adalah gigi yang paling rentan terhadap resiko dekalsifikasi akibat pemakaian braket cekat,bila telah terpapar,dekalsifikasi mudah tampak setelah braket di lepas. Menjadikan penampilan dari gigi yang terpapar menjadi sangat tidak estetik. Potensi dekalsifikasi akan menjdi lebih tinggi bila pasien pemakai fixed orthodonti mengonsumsi jus murni dan diet gula tinggi.

Penyakit gusi dan kegoyangan gigi

Adanya plak dan sisa-sisa makanan yang tertinggal pada celah-celah braket,kawat dan gigi menimbulkan reaksi peradangan pada setempat pada gusi di sekitarnya yang biasa disebutĀ  gingivitis dan periodontitis.

Penyakit gusi yang tidak tertangani mengurangi ketinggian dan kekuatan tulang gigi dalam upaya memperbaiki jaringan akibat tekanan alat orthodonti.Perpaduan kelinan tulang gigi akibat penyakit gusi yang dikenai tekanan ortodontik yang berlebihan menjadikan respon perbaikan tulang gigi menjadi lebih lambat.Gigi menjadi lebih mudah mengalami mobilitas irreversible dari derajat yang sedang hingga tinggi. Respon perbaikan tulang gigi yang baik adalah gigi berangsur menjadi cekat kembali ketika dalam masa kontrol berikutnya (reversibel). Selain itu penyakit gusi dan periodontalĀ  memberikan gejala mulut pasen yang berbau dan tidak sedap.

Pemendekan akar gigi

Pada beberapa kasus,pemakaian ortodontik cekat dapat mungkin terjadi pemendekan akar gigi.Akar gigi menjadi lebih pendek dari panjang semula sebelum mendapat terapi.pemendekan akar merupakan keadaan yang abnormal pada keadaan gigi tetap meski penyebab pemendekan akar gigi pada masa perawatan belum jelas benar apakah akibat langsung dari tekanan peranti orthodontik yang berlebihan.tetapi panjang akar yang memendek tidak menguntungkan bagi keberadaan gigi di dalam mulut.

Sariawan

Perangkat pesawat orthodonti cekat yang terlepas atau terputus sangat mudah mengiritasi jaringan lunak mulut dan menimbulkan ketidaknyamanan si pemakai kawat gigi.Pergerakan mukosa mulut ke depan dan belakang pada proses pengunyahan menyebabkan bahan-bahan keras seperti potongan kawat yang tajam melukai mukosa mulut yang selalu bergerakĀ  berupa luka atau sariawan berulang.Luka tersebut tidak mudah sembuh bila penyebab trauma tidak dapat di perbaiki.(Sumber DK)

Go to Top
You might also likeclose