Sekian waktu yang lalu, taman wisata mekarsari mengadakan demo pengolahan daun sirsak yang didapatkan dengan gratis pada pengunjung untuk ke-12 kalinya. aktivitas ini mempunyai tujuan menyampaikan  info bagaimana memproses sirsak dengan baik untuk jadikan obat alternatif membunuh sel kanker.

Tak hanya menyaksikan secara langsung demo pengolahan daun sirsak, pengunjung juga dapat lakukan tanya jawab sekitar penyembuhan kanker dengan herbal serta disuguhkan pengetahuan menarik tentang seluk beluk budidaya tanaman sirsak serta pengolahan daun untuk obat herbal penyakit kanker. penasaran bagaimana sirsak dapat jadi pembunuh sel kanker ?

Tiap-tiap bagian sirsak bermanfaat

Nama sirsak datang dari bhs belanda zuur zak, berarti buah yang asam. sisi tanaman mulai bunga, daun, buah, biji, kulit, serta akar bisa digunakan sebagai penyembuhan tradisional.

Pada awal 1990-an, ditemukan 34 senyawa cytotoxic, pada daun sirsak yang dapat menghalangi sampai membunuh beberapa sel tubuh yang alami perkembangan tidak normal ( sel kanker ). senyawa ini mempunyai sebagian keunggulan apabila dibanding dengan penyembuhan kanker sekarang ini, diantaranya membunuh kanker dengan efisien serta safe, tanpa mengakibatkan rasa mual serta muntah dan tanpa kehilangan berat badan ataupun kerontokan rambut didalam jumlah besar.

Daun sirsak diketahui memiliki kandungan zat annonaceous acetogenins yang dapat 10. 000 kali lebih kuat membunuh beberapa sel kanker dari pada zat adriamycin,sehingga bisa dijadikan sebagai obat kanker otak tradisional yang biasa digunakan didalam penyembuhan kemoterapi. zat acetogenins bisa membunuh bermacam type kanker, layaknya kanker usus, tiroid, prostat, paru-paru, payudara, serta pankreas apalagi penyakit ambeien tanpa mengakibatkan kerusakan atau mengganggu beberapa sel tubuh yang sehat. perihal ini sudah di teliti di laboratorium health sciences institute, amerika serikat dibawah pengawasan the national cancer institute, amerika serikat.

Selanjutnya, stefanus serta darmawan tri wibowo, pakar budidaya tanaman sirsak dari taman wisata mekarsari memaparkan langkah pengolahan daun sirsak untuk herbal pencegah kanker, di bawah ini :

1.Pada penyembuhan kanker, daun sirsak ( 10-15 lembar ) direbus dengan 3 gelas air ( 600 cc ) sampai tersisa 1 gelas air rebusan. pada waktu merebus baiknya memakai kendi atau panci yang terbuat dari tanah liat supaya kemurnian zat yang ada pada daun sirsak terus terjaga. air rebusan diminum pada saat hangat tiap-tiap hari, pagi atau sore hari sepanjang 3-4 pekan.

Butuh di perhatikan, pengambilan daun sirsak baiknya diawali dari daun ke-4 atau ke-5 dari ujung pucuk. perihal ini karena pada daun yang terlampau muda, senyawa belum banyak terbentuk. sementara itu  pada daun yang tua telah mulai rusak hingga kadarnya menyusut, terang darmawan.

2.Tak hanya tehnik pengolahan diatas, secara umum ada pengolahan lain daun sirsak, yakni memanfaatkan daun sirsak kering 10-15 lembar direbus dengan 2 gelas air ( 400 cc ) hingga tersisa 1 gelas air rebusan. sistem perebusan memerlukan waktu 1-1, 5 jam saja, lantas lebih cepat prosesnya di banding langkah diatas. sistem pengeringan baiknya tidak dikerjakan dibawah cahaya matahari terik dikarenakan di kuatirkan dapat mengakibatkan kerusakan senyawa didalam daun sirsak.

Daun sirsak kering mempunyai senyawa yang terus sama juga dengan daun sirsak basah dikarenakan yang menyusut didalam sistem pengeringan cuma kandungan airnya. sesaat, senyawa didalam daun terus terjaga. penyimpanan daun sirsak didalam lemari pendingin optimal sepekan sejak pemetikan dikarenakan sistem pendinginan yang lama di kuatirkan dapat mengakibatkan kerusakan senyawa didalam daun tak hanya aroma daun yang tidak enak dikarenakan sistem fermentasi, tutur darmawan.

3.Mengonsumsi daging buah sirsak fresh ( 150-250 gr/hari ) olahnya jadi jus atau dimakan segera amat dianjurkan. daging buah sirsak tak hanya sebagai penambah daya ( biasanya pasien kanker/tumor situasi badanya lemas /lesu ) juga kaya serat yang amat menolong sistem pengeluaran beberapa sel kanker yang sudah mati disebabkan pengobatan oleh senyawa acetogenins.

Ekskresi sel kanker yang mati dapat melewati keringat, urine, serta feses hingga biasanya terapi memakai herbal daun sirsak sebagai penyembuhan dapat berefek hangat/panas di bagian tubuh yang sakit, kerap kencing, serta berkeringat deras. cepat lambatnya reaksi tubuh pada penggobatan atau dampak samping penyembuhan tidak sama pada tiap-tiap orang di pengaruhi oleh factor, layaknya umur, ketahanan tubuh pasien, tingkat stadium kanker/tumor, serta type kanker atau tumornya.

4.Pengolahan daun sirsak yang lain yakni dengan langkah memblender 3-5 lembar daun sirsak basah dengan memberikan ¼ gelas air ( 50 cc ) air hangat untuk menolong sistem penghancuran. sebelum saat diblender, daun baiknya dipotong jadi 3-4 sisi supaya lebih cepat hancur. sesudah hancur, masukkan daun ke wadah dengan penutup rapat, lantas imbuhkan 1 gelas air panas ke dalamnya serta aduk hingga rata.

Tutup wadah dengan rapat supaya panas terus terjaga serta sistem ekstraksi senyawa bisa optimal. biarlah sepanjang 15-20 menit, sesudah itu saring olahan untuk di ambil airnya serta minum pada saat hangat.

Apabila tak ada blender, pengolahan daun sirsak dapat juga dengan langkah digerus memakai cobek dengan tehnik pengolahan yang sama juga dengan langkah diblender.

Pengolahan dengan langkah diblender atau digerus tidaklah semaksimal ekstraksi senyawa daun sirsak dibanding dengan tehnik pertama ( perebusan daun basah ) serta tehnik ke-2 ( perebusan daun kering ), namun lebih efektif. hasil olahan pada ke-2 tehnik biasanya beraroma langu yang cukup menyengat. untuk menghimpit aromanya dapat ditambahkan sedikit perasan buah nanas atau buah lain yang lebih disukai. serta janganlah memberikan gula aren murni, madu, atau gula pasir apabila terasa tidak anda sukai, dikarenakan telah melewati sistem kimiawi, terang stefanus.