OE7J8FOi3Mj16vbxbClQri2NZQQ

Posts tagged obat stroke untuk lansia

Penyakit Stroke Pada Lansia

4

Penyakit stroke pada lansia sering terjadi.Usia merupakan faktor risiko stroke, semakin tua usia maka risiko terkena strokenya pun semakin tinggi. Namun, sekarang kaum usia produktif perlu waspada terhadap ancaman stroke. Pada usia produktif, stroke dapat menyerang terutama pada mereka yang gemar mengkonsumsi makanan berlemak dan narkoba (walau belum memiliki angka yang pasti).

Life style alias gaya hidup selalu menjadi kambing hitam berbagai penyakit yang menyerang usia produktif. Generasi muda sering menerapkan pola makan yang tidak sehat dengan seringnya mengkonsumsi makanan siap saji yang sarat dengan lemak dan kolesterol tapi rendah serat.

Generasi muda yang perjalanan hidupnya masih panjang untuk mampu berkiprah dan bersaing dengan sumber daya manusia lain dari luar negeri. Kecacatan yang mereka sandang akibat serangan stroke, bukan hanya menjadi beban keluarga, tapi juga beban masyarakat secara umum.

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Selagi stroke masih bisa dicegah, kenapa tidak mencoba? ( bisa juga mengonsumsi obat herbal penyakit stroke).
Pertama, dengan menjalankan perilaku hidup sehat sejak dini. Kedua, pengendalian faktor-faktor risiko secara optimal harus dijalankan. Ketiga, melakukan medical check up secara rutin dan berkala dan si pasien harus mengenali tanda-tanda dini stroke.
Untuk mencegah “the silent killer” ini maka seseorang dianjurkan untuk mengurangi rokok, melakukan olah raga teratur, membatasi minuman beralkohol, dan menghindari stres berlebihan.

Expert Review
Prof. Dr. H. Jusuf Misbach, SpS (K), FAAN yang kini menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) menjelaskan bahwa serangan stroke timbulnya mendadak tanpa peringatan. Namun, sebenarnya ada yang bisa dijadikan tanda yaitu penyakit-penyakit dan kondisi tertentu yang termasuk ke dalam faktor risiko stroke.

Penyakit-penyakit yang termasuk ke dalam risiko stroke adalah hipertensi, penyakit jantung, diabetes mellitus, hiperlipidemia (peninggian kadar lipid dalam darah). Usia lanjut, obesitas, merokok, suku bangsa termasuk dalam kondisi tertentu yang merupakan risiko stroke.

“Kadar kolesterol yang tinggi (hiperkolesterol) memang merupakan faktor risiko stroke karena memperburuk proses arteriosklerotik, yaitu mempertebal dan merusak dinding pembuluh darah secara berangsur-angsur,” ungkap Prof. Jusuf Misbach. Jadi, makanan-makanan yang kaya kolesterol seperti junk food dapat membahayakan dan mempercepat kemungkinan timbulnya stroke.

Usia merupakan faktor risiko stroke karena proses penuaan terjadi pada semua organ tubuh termasuk pembuluh darah otak yang menjadi rapuh. Di Indonesia ternyata stroke timbul banyak pada usia di bawah 45 tahun, dimana karir sedang menanjak.

Demikian pula pada usia 45-60 tahun dimana seseorang sedang berada pada puncak karirnya. “Jika terkena stroke, penyakit dengan angka presentasi kecacatan terbesar, maka habislah karirnya,” tambah Prof Jusuf Misbach.

Masyarakat tidak menyadari bahwa angka kematian stroke di Indonesia sangat tinggi, dimana sekitar seperempatnya meninggal dunia. Untuk mencegah kecacatan atau kelumpuhan pada serangan stroke, disuntikan recombinant tissue plasminogen activator kurang dari 3 jam.

Prof. Jusuf Misbach mengatakan bahwa menurut data dari seluruh dunia termasuk Indonesia, perawatan di Unit Stroke dapat menurunkan angka kematian, memperpendek masa perawatan di Rumah Sakit, dan memperbaiki kualitas hidup. Unit Stroke terdiri dari berbagai dokter ahli (multidisipliner) seperti spesialis saraf, spesialis penyakit dalam (diabetes mellitus, jantung), spesialis bedah, dan psikiater.
Penderita stroke akan menjalani tahap neuro restorasi setelah fase akut dan sub akut stroke terlewati. Dalam tahap ini penderita harus minum obat untuk mengendalikan faktor risiko dan menjalani fisioterapi untuk mengembalikan kemampuan tubuh seperti semula.
Bahaya yang menghantui penderita stroke adalah serangan stroke berulang yang dapat fatal atau kwalitas hidup yang lebih buruk dari serangan pertama. Bahkan ada pasien Prof Jusuf Misbach yang mengalami serangan stroke sebanyak 6-7 kali. Hal ini disebabkan pasien tersebut tidak mengendalikan faktor risiko stroke.

Disamping itu beban pengobatan dan rawat jalan sangat memberatkan ekonomi keluarga karena kepala keluarga tak mampu bekerja lagi. Apalagi pengobatan faktor risiko harus diteruskan seumur hidup.
Jangan tunggu sampai terjadi serangan stroke, lebih baik melakukan deteksi dini akan faktor risiko stroke untuk menghindari stroke. Memeriksakan diri ke dokter untuk mendeteksi adanya faktor-faktor risiko stroke yang dapat dikendalikan misalnya hipertensi, diabetes, merokok, penyakit jantung, kolesterol dan trigliserida yang tinggi, kegemukan. Semua faktor risiko dapat dikendalikan kecuali usia, suku bangsa dan gender.

Prof. Jusuf Misbach juga menyebutkan bahwa olahraga dan kehidupan beragama yang sungguh-sungguh juga tak kalah pentingnya, karena selain menghilangkan stres juga menyehatkan lahir-batin.
Ahli jantung dari RS Jantung Nasional Harapan Kita, Prof. Dr. Harmani Kalim, MPH, SpJP (K), FIHA, FASCC, menjelaskan bahwa penyakit jantung erat kaitannya dengan stroke karena memiliki penyebab yang sama yaitu hiperkolesterol. Pada penderita jantung, risiko stroke akan meningkat. Demikian sebaliknya, penderita stroke memiliki risiko penyakit jantung yang meningkat pula.

Kendalikan faktor risiko penyakit seperti kadar kolesterol, kadar gula, kadar lemak agar tidak berkembang menjadi stroke. Biasanya diberikan obat pengencer darah yaitu asetosal, obat penurun kadar kolesterol dari golongan statin seperti simvastatin, atorvastatin, lovastatin, dll.

Hiperkolesterol menyebabkan terjadinya gangguan pembuluh darah yang paling umum yaitu aterosklerosis. Gejala aterosklerosis adalah bentuk arteriosklerosis dengan timbunan zat lemak di dalam dan di bawah lapisan intima dinding pembuluh arteri besar dan sedang, yaitu pembuluh serebral, vetebral, koroner, renal, aorta dan pembuluh di tungkai.

Prof. Harmani Kalim memberitahukan bahwa ada upaya pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit jantung koroner dan stroke. Upaya pencegahan dibagi menjadi primer dan sekunder. Pencegahan primer dapat dilakukan pada orang yang belum pernah mengalami aterosklerosis. Caranya dengan cara ubah gaya hidup, olahraga, kurangi stres, tambah serta kurangi kolesterol dan berhenti merokok.
Pencegahan sekunder dapat dilakukan bila sudah terjadi gejala klinik aterosklerosis disebut dengan singkatan ABCDEFG yaitu:

A Asetosal, ace-inhibitor, antikoagulan: minum obat-obatan untuk
kendalikan penyakit faktor risiko.

B Beta blocker, body weight reduction: minum obat dan menurunkan berat
badan.

C Cholesterol control & cigarette smoking cessation: kendalikan kolesterol
& berhenti merokok.

D Diabetes control & diet: kendalikan diabetes dan makanan.

E Exercise & education: olahraga dan menambah pengetahuan.

F Family support: dukungan keluarga.

G Glucose oxidation preservation: memelihara oksidasi glukosa tubuh.

Sesibuk apa pun kita pada usia produktif, tetap harus menjaga kesehatan. Jika hanya berjuang mengejar karir tanpa memperhatikan kesehatan, maka usaha tersebut akan sia-sia bila kemudian di puncak karir terkena serangan stroke.

Hal ini akan berdampak terhadap menurunnya tingkat produktifitas serta dapat mengakibatkan terganggunya sosial ekonomi keluarga. Jadi, jangan tidak peduli akan ancaman stroke, melainkan hadapi dengan mulai menjalankan gaya hidup yang sehat.
Sumber : Rumah Herbal Madu

Lansia adalah periode dimana organisme telah mencapai kemasakan dalam ukuran dan fungsi dan juga telah menunjukkan kemunduran sejalan dengan waktu. Ada beberapa pendapat mengenai “usia kemunduran” yaitu ada yang menetapkan 60 tahun, 65 tahun dan 70 tahun. Badan kesehatan dunia (WHO) menetapkan 65 tahun sebagai usia yang menunjukkan proses menua yang berlangsung secara nyata dan seseorang telah disebut lanjut usia. Dari 19 juta jiwa penduduk Indonesia 8,5% mengalami stroke yaitu lansia.

Stroke adalah suatu penyakit gangguan fungsi anatomi otak yang terjadi secara tiba-tiba dan cepat, disebabkan karena gangguan perdarahan otak. Insiden stroke meningkat secara eksponensial dengan bertambahnya usia dan 1,25 kali lebih besar pada pria dibanding wanita.

Kecenderungan pola penyakit neurologi terutama gangguan susunan saraf pusat tampaknya mengalami peningkatan penyakit akibat gangguan pembuluh darah otak, akibat kecelakaan serta karena proses degenerative system saraf tampaknya sedang merambah naik di Indonesia. Walaupun belum didapat data secara konkrit mengenai hal ini.

Faktor penyebab munculnya masalah ini adalah adanya perkembangan ekonomi dan perubahan gaya hidup terutama msayarakat perkotaan. Kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup terlihat semakin mudah sehingga meningkatkan hasratmereka untuk terus berjuang mencapai tujuan dengan penuh persaingan dalam perjuangan tersebut, benturan-benturan fisik maupun psikologis tidak pernah dipikirkan efek bagi kesehatan jangka panjang. Usia harapan hidup di Indonesia kian meningkat sehingga semakin banyak terdapat lansia. Dengan bertambahnya usia maka permasalahan kesehatan yang terjadi akan semakin kompleks. Salah satu penyakit yang sering dialami oleh lansia adalah stroke. Usia merupakan factor resiko yang paling penting bagi semua jenis stroke.(Dari berbagai sumber).

Obat herbal penyakit stroke

14

Terapi aman pengobatan penyakit stroke dengan menggunakan obat herbal penyakit stroke untuk menyembuhkan stroke secara effektif dan efisien.kandungan alamiahnya yang begitu kuat meredakan dan menyembuhkan stroke tanpa efek samping negatif.

Obat herbal untuk stroke ringanPenyakit stroke adalah penyakit yang merepotkan,..begitulah jawaban dari orang-orang yang pernah merawat penderita stroke,baik itu bapaknya,ibunya,maupun keluarganya yang lain. Bagaimana tidak karena penyakit ini membuat kelumpuhan pada beberapa bagian tubuh termasuk gangguan berbicara. Penyakit Stroke adalah berciri terjadinya kelumpuhan sebagai akibat dari rusaknya pembuluh darah di otak Penyebab stroke ini antara lain karena tekanan darah tinggi, gula darah tinggi atau kolesterol tinggi.

Stroke termasuk penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Berkurangnya aliran darah dan oksigen ini bisa dikarenakan adanya sumbatan,penyempitan atau pecahnya pembuluh darah.

Stroke sangat dapat dicegah,
Hampir 85% dari semua stroke dapat DICEGAH ,

Obat herbal stroke ringan Ace Maxs adalah salah satu obat herbal terbaik yang kami rekomendasikan untuk anda yang sedang mencari obat untuk mengatasi stroke. Obat herbal stroke ringan Ace Maxs ini dapat mengatasi mengatasi stroke ringan sampai tuntas secara aman tanpa efek samping yang membahayakan bagi tubuh.

TESTIMONI OBAT HERBAL STROKE RINGAN ACE MAXS

Berikut ini kami sajikan beberapa bukti nyata yang kami kutip dari beberapa pasien penderita storke yang mengkonsumsi obat herbal stroke ringan Ace Maxs :

  • Nama : Sudi Suanda
  • Umur : 55 tahun
  • Asal : Bekasi, Jawa Barat
  • Profesi : Pensiunan PNS
  • Penyakit : Stroke

”Saya menderita stroke setahun lalu sebelum saya pensiunan,” ujar Sudi dengan suara yang terbata-bata dan lafalannya tidak begitu jelas akibat stroke yang dideritanya setahun lalu. Setelah minum 10 botol ACE MAX’S, pelafalannya saat berbicara sudah mulai jelas, dan badannya segar, tidur mulai nyenyak dan kedua tangannya yang kaku kini mulai digerakkan perlahan-lahan. Kini perubahan-perubahan besar terjadi pada kondisi kesehatan Sudi dan konsumsi 35 ml ACE MAX’S setiap hari jalan terus.

  • Nama : Agus Hendarto
  • Umur : 63 tahun
  • Asal : Jakarta
  • Profesi : Pensiunan Bank
  • Penyakit : Stroke

Penyakit stroke merupakan penyakit berbahaya yang sampai saat ini belum ada obatnya. Namun Agus yang menderita stroke selama 3 tahun, setelah minum 5 botol ACE MAX’S kondisi fisiknya perlahan-lahan mulai berubah ke arah pemulihan. ”Saya minum ACE MAX’S sebulan kurang lebih dan sudah banyak perubahan yang saya rasakan dan telah habis lebih dari 12 botol ACE MAX’S. Mulut saya sudah mulai lurus, lagi, tangan kiri saya sudah mulai lentur bergerak. Syukurlah ada ACE MAX’S jadi saya tidak terlalu tergantung pada obat dokter, tetapi sesekali saya juga masih minum obat dokter. Saya minum 35 – 70 ml, 3 kali sehari.

Nah demikianlah cara cepat dan aman mengatasi stroke dengan obat herbal stroke juice kulit manggis dan daun sirsak yang ampuh dan bekerja secara alamiah tanpa efek samping.

 

 

 

 

Go to Top
You might also likeclose