cara mengatasi diabetes pada kehamilan

Diabetes mellitus pada kehamilan

Penyakit diabetes bisa menyerang siapa saja,tua,muda,laki-laki,perempuan bahkan anak-anak dan wanita hamil pun bisa mengalaminya.Penyakit diabetes pada kehamilan tentu membutuhkan perhatian dan penanganan yang khusus.

Penderita kencing manis atau diabetes dapat hidup dalam usia panjang asalkan tahu cara mengendalikannya. Penyakit diabetes bukan penyebab utama kematian bagi penderitanya. Penyebab utama kematian bagi penderita diabetes sebenarnya adalah komplikasi-nya. Pada umumnya penyakit diabetes akan menyerang 7 (tujuh) bagian organ tubuh penderitanya,Penyakit diabetes atau kencing manis mempunyai sifat merusak organ tubuh penderitanya. Bila organ tubuh yang diserang seperti jantung atau ginjal akan berakibat kematian pasien diabetes .

Diabetes millitus terjadi karena kadar gula dalam darah meningkat akibat gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh. Kadar gula yang normal dalam darah berkisar antara 70 – 150 mg/dL {millimoles/liter (satuan unit United Kingdom)} atau 4 – 8 mmol/l {milligrams/deciliter (satuan unit United State)}, Dimana 1 mmol/l = 18 mg/dl.

Pada kerusakan gigi yang parah, bakteri dapat masuk ke aliran darah dan mengganggu sistem kekebalan tubuh. Sel sistem kekebalan tubuh yang rusak melepaskan sejenis protein yang disebut cytokines. Cytokines inilah penyebab kerusakan sel pankreas penghasil insulin, hormon yang memicu diabetes.

Setiap kaum hawa pasti menginginkan mempunyai momongan, tak terkecuali penderita diabetes. Penderita diabetes wanita juga ingin hamil layaknya wanita pada umumnya. Sebenarnya kehamilan dan diabetes merupakan dua hal yang saling bertentangan. Proses kehamilan memerlukan asupan makanan yang tinggi sedangkan diabetes memerlukan diet ketat untuk menjaga kadar gula dalam darah.

Pada dasarnya wanita penderita diabetes masih bisa hamil dengan syarat kehamilan dan diabetes yang diderita harus di bawah pengawasan dokter. Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan saat kehamilan dan diabetes dialami bersamaan.

Berikut ini langkah yang dapat Anda lakukan;

1) Periksalah ke dokter Anda

    Biasanya wanita yang sedang hamil baru diketahui menderita diabetes setelah diperiksa oleh dokter. Mereka baru mengeluhkan gejala diabetes bersamaan dengan makin besarnya usia kandungan. Padahal di usia kandungan yang sudah membesar resiko janin lahir cacat sangatlah besar.

Sebagai antisipasi, sebelum Anda menikah atau merencanakan kehamilan sebaiknya Anda lakukan medical chek up secara menyeluruh sehingga dapat dideteksi secara dini sebelum terlambat

Jika sudah terlanjur hamil, maka Anda harus rajin selalu memeriksakan diri ke dokter. Minumlah obat secara teratur, menjalankan saran dan pantangan makan yang telah diberikan dokter.

 Jika Anda mengalami gangguan tertentu, periksalah sesegera mungkin ke dokter untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.

2) Periksa urine Anda

Tujuan pengujian urine adalah untuk mendeteksi adanya glukosa dalam urine.

Periksalah kondisi urine Anda secara teratur. Saat ini Anda dapat dengan mudah melakukan tes urine sendiri di rumah. Jika hasil tes urin Anda diketahui memiliki kadar gula darah yang berlebih, maka segera Anda turunkan. Melalui bantuan dokter Anda akan dipandu bagaimana cara menurunkan kadar gula darah yang benar.

3) Periksa kadar kolesterol dan trigliserida

Wanita hamil perlu mengkonsumsi makanan yang sehat dalam jumlah yang besar untuk mencukupi kebutuhan janin. Namun tidak semua makanan boleh dimakan, terutama makanan yang banyak mengandung kolesterol dan trigliserida.
Periksalah secara berkala kadar kolesterol dan trigliserida Anda. Pastikan hasilnya masih dalam ambang batas wajar.

Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda tanyakan ketika berkonsultasi dengan dokter.

  • Cek berat badan Anda
  • Diskusi gaya hidup Anda
  •  Kontrol gula darah
  •  Penyesuaian pengobatan
  •  Apa yang harus Anda makan dan sebagainya

Wanita yang sedang menjalani kehamilan dan diabetes tentu tidak ingin bayi yang dikandungnya lahir cacat. Mereka juga tidak ingin bayi yang dilahirkan meninggal atau meninggal di dalam kandungan, Mereka menginginkan bayi yang dilahirkannya dalam kondisi normal. Oleh karena itu diperlukan serangkaian pengujian kehamilan dan diabetes secara berkala agar kondisi Ibu dan janin selalu dalam keadaan sehat.

Demikianlah informasi seputar kehamilan dan diabetes yang sering dialami oleh ibu-ibu. Jika Anda adalah wanita ingin mempunyai anak, maka pertimbangkanlah kondisi badan Anda. Periksalah ke dokter sebelum merencanakan kehamilan. Pastikan tidak ada penyakit yang dapat menghambat dan mempengaruhi kondisi janin. Dengan begitu janin Anda akan keluar dengan normal dan selamat, begitupun dengan Anda selaku ibu yang mengandungnya.Prinsip pengobatan diabetes untuk ibu hamil adalah mengembalikan atau mempertahankan kadar gula darah dalam keadaan normal. Pengobatan diabetes meliputi pengendalian berat badan, olah raga dan diet.