Penyakit Maag dan gerd apakah sama ataukah berbeda? berikut ini adalah informasi mengenai persamaan dan perbedaan dari penyakit tersebut.

perbedaan sakit maag dan gerdGERD adalah singkatan dari Gastroesophageal Reflux Disease atau baliknya aliran asam lambung ke kerongkongan.  Atau melebarnya pintu antara lambung dan kerongkongan yang menuju ke kerongkongan, karena pintu tersebut seharusnya rapat. Kebanyakan orang mengira gejala yang dialami pada GERD adalah serangan jantung. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata yang dialami tersebut adalah GERD.

Belum banyak orang Indonesia yang mengetahui tentang GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). Umumnya penyakit yang berkaitan dengan asam lambung selalu dikira sebagai dispepsia atau maag. Padahal GERD adalah penyakit kronik yang bisa mengakibatkan kanker kerongkongan atau kanker lambung.

“Asam lambung bisa naik dan mengakibatkan perlukaan di kerongkongan. Lama-lama bisa menjadi kanker kerongkongan,” kata dokter ahli penyakit dalam dan konsultan penyakit lambung dan pencernaan Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM dr H Ari Fahrial Syam SpPD KGEH, MMB di Jakarta, Senin (4/5).

GERD merupakan kondisi adanya aliran balik dari isi lambung ke kerongkongan yang menyebabkan gejala yang mengganggu hingga terjadi komplikasi.

Aliran balik asam lambung ke kerongkongan tidak hanya menjadi pemicu sindrom GERD (seperti naiknya aliran isi lambung ke kerongkongan atau regurgitasi ataupun nyeri dada seperti terbakar, heartburn) tetapi juga menyebabkan luka pada kerongkongan atau esofagitis. Alur balik isi lambung ini juga dilaporkan bisa menyebabkan atypical syndrome (seperti asthma reflux) yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan sulit diobati.(Kompas.com)

penyakit GERD dapat dikurangi dengan berolah raga secara rutin. Pilihlah olahraga ringan seperti jogging,  dan dilakukan secara rutin. Jogging sendiri dapat mengurangi gejala-gejala yang memicu timbulnya GERD. Terutama pada produksi asam lambung pada pagi hari. Sebab produksi asam lambung  pagi hari adalah akumulasi asam lambung ya menumpuk sejak malam. Sehingga produksinya sangat banyak dan dapat menyebabkan mual hingga muntah.

Terkadang orang banyak yang mempersepsikan GERD sebagai penyakit maag, namun kedua penyakkit ini sangat berbeda. Karena maag adalah penyakit di lambung, dan dipengaruhi oleh makanan. Berbeda dengan GERD yang disebabkan oleh asam lambung yang naik.

Jika obat sudah tidak mempan untuk menyembuhkan GERD, maka seorang pasien perlu melakukan endoskopi. Ini bertujuan untuk melihat seberapa parah GERD yang dialami oleh seorang pasien. Jika memang sudah akut yang mengakibatkan muntah darah dan buang air besar hitam, maka perlu dilakukan operasi. Bahkan jika penyakit ini didiamkan terus menerus dapat menyebabkan kanker.Iih ngeri khan..?

Maka bersyukurlah kita akan nikmat sehat yang telah Allah berikan kepada kita,cara mensyukurinya adalah dengan menjaga pola makan dan gaya hidup sehat…